SMP

Sekolah Menengah Pertama

Mengoptimalkan Potensi dan Memperkuat Karakter Siswa

Sekolah Menengah Pertama merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke dunia remaja. Masa dimana siswa terikat kepada lingkungan teman, belajar dan kehidupan di luar. Masa dimana mereka harus menyesuaikan antara minat dan tanggung jawab, masa dimana mereka memiliki kebingungan dengan banyaknya perubahan secara biologis dan lingkungan belajar.

Masa SMP merupakan masa yang kritis bagi pendidikan siswa. Program yang disusun harus diperhatikan secara cermat dan matang sesuai dengan kebutuhan usia mereka. Pendidikan yang baik di SMP akan berdampak terhadap karakter mereka di masa mendatang. Sikap belajar yang terbangun dengan baik akan membantu siswa menjalani pendidikan di jenjang berikutnya dengan lancar.

Tujuan

Pendidikan SMP Tara Salvia bertujuan

  • Memberikan pendidikan seimbang antara keterampilan akademik, sosial, emosional dan fisik.
  • Memberikan pendidikan sesuai kebutuhan usia siswa.
  • Memberikan program yang menantang dengan memperhatikan cara belajar siswa.
  • Memberikan program pengajaran yang menekankan kepada proses.
  • Memberi kesempatan kepada siswauntuk berpikir kritis, kreatif dan bekerjasama.
  • Memberikan wawasan global.

Profil siswa

Melalui pengalaman belajarnya, para siswa diharapkan menjadi siswa yang

  • Kreatif
  • Kritis
  • Memiliki nilai nilai sesuai budaya
  • Memiliki sikap belajar yang baik
  • Mampu beradaptasi
  • Kolaboratif
  • Menjadi komunikator efektif

Kegiatan Pembelajaran

Go to Page   Previous Next
  • Kegiatan

Program Akademik

Kurikulum

SMP Tara Salvia adalah sekolah Indonesia yang mengaplikasikan Standar Isi Nasional ditambah dengan pengayaan kurikulum khas Tara Salvia.  Proses pengembangan kurikulum ini dilakukan berdasarkan referensi yang bisa dipertanggung jawabkan.  Kurikulum didesain dengan memperhatikan keseimbangan antara keterampilan sosial, emosional, akademik serta perkembangan usia siswa.

Beberapa program pengayaan seperti program matematika dan bahasa dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi siswa karena kedua mata pelajaran ini memerlukan latihan yang lebih banyak dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya.  Di samping itu, ke dua mata pelajaran ini merupakan dasar bagi pengembangan wawasan di bidang keilmuwan yang ada.

 

Pendidikan Agama

Pendidikan agama di SMP diharapkan dapat membantu siswa-siswa memahami betapa pentingnya agama sebagai landasan hidup.  Kajian kitab suci yang dikoneksikan dengan kondisi lingkungan dan kejadian sehari-hari diharapkan dapat membantu siswa dalam memaknai agama.  Untuk agama Islam, Iqra dijadikan sebagai kegiatan ekstra kurikuler yang dapat dipilih siswa.

Tujuan pendidikan agama di SMP adalah menumbuh kembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada sang pencipta.

 

Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan memiliki tujuan sebagai berikut : Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta antikorupsi, berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya, berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

 

llmu Pengetahuan Sosial

Lewat pembelajaran ilmu-ilmu sosial, diharapkan siswa dapat mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya, memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial, memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan, memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global.

 

 

Bahasa Indonesia

Lewat pelajaran Bahasa Indonesia, siswa SMP diharapkan dapat lebih mengembangkan kemampuan berkomunikasi mereka, berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis, menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara, memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan,  Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial, menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

 

Bahasa Inggris

Reading workshop dan writing workshop merupakan kegiatan lanjutan dari apa yang sudah dilakukan di SD.  Penggunaan novel sederhana akan diberikan dalam kegiatan reading workshop Novel-novel sederhana  diharapkan dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap karya tulis.

Penguatan tata bahasa untuk bahasa Inggris  diterapkan lewat kegiatan agar siswa mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tersebut dengan baik.

Tujuan dari pembelajaran Bahasa Inggris adalah agar siswa  dapat mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulis untuk mencapai tingkat literasi functional,  memiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global,  mengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dengan budaya.

Di akhir masa belajarnya di Tara Salvia, para siswa diharapkan dapat menghasilkan karya tulis dalam bahasa Inggris dan dapat mempresentasikannya di hadapan forum.

Reading log, yang merupakan media untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan membaca, lebih dikembangkan lagi di SMP.  Keterampilan membaca merupakan keterampilan yang sangat penting mengingat keterampilan ini sangat mempengaruhi penguasaan materi terhadap bahan bacaan.

 

Mandarin, Bahasa Asing Selain Bahasa Inggris

Bahasa Mandarin, yang merupakan bahasa asing yang dipelajari selain bahasa Inggris merupakan pelajaran yang sifatnya pengenalan sehingga diharapkan siswa mampu berkomunikasi secara sederhana. Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang digunakan oleh sekitar 1 milyar penduduk  dan memiliki kemungkinan untuk digunakan sebagai bahasa yang digunakan dalam perdagangan internasional.  Mengingat belajar bahasa ini cukup menjadi tantangan bagi siswa, diharapkan siswa memiliki semangat, motivasi dan keinginan yang besar untuk memfokuskan diri dalam mempelajari bahasa ini.

 

 

Matematika

Matematika di SMP bertujuan lebih memperdalam lagi kemahiran matematika (math profeciencies) lewat kegiatan-kegiatan pemecahan masalah yang membutuhkan analisa dan pemikiran kritis siswa.  Guru banyak memberikan kegiatan eksplorasi dan siswa diberi kesempatan untuk mengaplikasikan strategi yang dimilikinya.

Keterampilan logical reasoning, problem solving dan abstract thinkingdikembangkan melalui kegiatan yang menantang.

Di SMP, diharapkan siswa dapat memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah.  Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi  matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau  menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika,  memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh.  Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah, memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

 

Ilmu Pengetahuan Alam

Pengembangan kompetensi IPA  lewat kimia, biologi dan fisika diharapkan dapat lebih berkembang lewat pembelajaran yang mengembangkan inquiry skill siswa.  Lewat penemuan-penemuan dalam eksperimennya, siswa diberi kesempatan untuk mendapat jawaban dari apa yang menjadi pertanyaannya selama ini.  Kerja ilmiah merupakan sarana bagi siswa dalam mengembangkan rasa ingin tahunya.

Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SMP bertujuan meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaanNya, mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam, konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,  mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif, dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan masyarakat, melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi, meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam, meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan, meningkatkan pengetahuan, konsep, dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

 

Seni

Program seni terdiri dari tiga program: visual art, drama dan musik.

Visual art  mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya.  Hasil karya siswa akan dipamerkan sebulan sekali di tempat terbuka.

Seni musik mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik.

Seni teater mencakup keterampilan olah tubuh, olah pikir, dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik, seni tari dan seni peran.

 

IT

Program IT atau Informasi Teknologi merupakan program dimana siswa diminta untuk membawa laptop sendiri dan belajar beberapa program yang memang akan sangat bermanfaat dalam membuat laporan, art design, presentasi yang dapat menunjang pelajaran dengan menggunakan beberapa format yang berbeda.  Media ini pun dapat menjadi ajang untuk mengekspresikan diri mereka.   Dalam mata pelajaran ini siswa diajak untuk belajar memutuskan informasi mana yang patut mereka miliki.

 

 

 

 

 

 

 

Ekstrakurikuler

Kegiatan Ekstrakurikuler di Tara Salvia
Sekolah meyakini bahwa kegiatan ekstrakurikuler memiliki beberapa manfaat bagi siswa:
  • mengembangkan keterampilan bersosialisasi – keterampilan  bekerjasama dan  keterampilan kepemimpinan  merupakan kecakapan hidup yang harus dimiliki siswa.
  • meningkatkan prestasi akademik – kegiatan ekstrakurikuler dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah secara kreatif yang akan berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa.
  • mengembangkan minat siswa – dengan mengikuti beberapa kegiatan, siswa dapat menemukan kegiatan sesuai minatnya.
  • membantu masa transisi – masa transisi di SMP merupakan masa yang cukup sulit bagi beberapa siswa, khususnya siswa kelas VII.  Kegiatan ekstrakurikuler diharapkan dapat membantu masa penyesuaian siswa sehingga masa tersebut dapat dilalui dengan baik.
Beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan sekolah antara lain :
Paduan suara, Art Club, Debate Club, Battle of the Book, Environmental Club, Math Counts, Sepak Bola, Bulutangkis dan Karate.

Program Unggulan

Beberapa program didesain dengan maksud untuk mengembangkan potensi akademik, sosial dan emosional serta fisik siswa.  Dalam belajarnya, beberapa siswa mengalami kendala dikarenakan adanya hambatan dalam mengikuti proses belajarnya, atau di lain pihak, siswa memiliki kemampuan yang jauh melebihi standar yang ditetapkan.  Dengan dasar pemikiran tersebut sekolah memiliki beberapa program yang memungkinkan dapat menjawab permasalahan sekaligus tantangan bagi para siswa.

Keterampilan Belajar dan Pengembangan Self Esteem

Sikap belajar yang positif perlu dikembangkan oleh siswa untuk mendukung program akademik.  Oleh sebab itu program keterampilan belajar yang meliputi cara belajar, mencatat atau membuat agenda diharapkan mampu membantu mereka mengembangkan keterampilan akademiknya.  Rasa percaya diri, kemandirian dan kemampuan memecahkan masalah juga sangat penting untuk siswa SMP dalam belajarnya.  Program ini masuk ke dalam muatan lokal yang sengaja dipilih dan dikembangkan untuk membantu siswa menjalani pengalaman belajarnya agar hasilnya lebih baik lagi. Program tutorial merupakan bagian dari program ini.  Seorang tutor dipersiapkan untuk berdiskusi dengan sekitar 10 siswa yang menjadi tanggung jawabnya untuk mendiskusikan banyak hal yang berhubungan dengan pengembangan diri.  Ajang tutorial ini juga dapat digunakan untuk mendiskusikan isu-isu yang terjadi di sekolah atau isu umum yang perlu mereka sikapi dengan positif sekaligus mencari solusi apabila dibutuhkan.

Pendidikan Karakter

Di SMP, pendidikan karakter siswa sangat penting dan merupakan pendidikan yang memayungi semua aspek pendidikan.  Empat karakter yang akan diperkuat di SMP adalah Sikap positif (positive attitude), respek (respect), tanggung jawab (responsibility), dan disiplin diri (self-discipline).

Ke empat aspek pendidikan karakter ini dikembangkan lewat pembiasaan sehari-hari, terintegrasi di setiap mata pelajaran dan diingatkan terus menerus oleh wali kelas.  Wali kelas akan membicarakan tentang karakter ini setiap minggu di sesi refleksi.

Program Matematika – Klinik Matematika

Klinik matematika terbuka bagi siswa yang mengalami masalah dalam mengikuti pelajaran matematika bukan karena kurang terampilnya berhitung atau tidak menguasai strategi atau kurang pahamnya terhadap suatu konsep, melainkan karena adanya masalah psikologis yang menyebabkan timbulnya permasalahan dalam belajar matematika.  Para siswa yang akan ditangani di klinik ini adalah mereka yang nilainya biasanya cukup baik namun mengalami kendala dalam proses belajarnya.  Mengingat masalah psikologis yang dialaminya, program dapat berjalan sampai 6 bulan.

Program Remedial

Program remedial ditujukan bagi para siswa yang belum mencapai ketuntasan dalam belajarnya karena beberapa faktor.  Filosofi dari program ini adalah

  • Setiap anak dapat belajar
  • Setiap anak belajar dengan cara yang berbeda dan kecepatan yang berbeda pula
  • Kondisi belajar yang sesuai akan memberikan pengaruh positif

Faktor-faktor yang mempengaruhi belum tuntasnya anak dalam belajar adalah

  • Penguasaan strategi dalam pemecahan masalah
  • Keterampilan pemahaman bacaan

Program remedial bukan suatu program yang semata-mata bertujuan agar siswa mendapatkan nilai yang baik setelah diberikan program, namun tujuan utama program adalah siswa dapat memahami materi yang diberikan dengan baik.

Program remedial dilakukan lewat beberapa tahapan seperti yang digambarkan lewat diagram berikut

 

Program Pengembangan Keterampilan Kepemimpinan

Perubahan secara fisik, emosi dan intelektual serta harapan yang besar dari orang sekitar terhadap siswa SMP untuk lebih memiliki tanggung jawab dalam belajarnya mendorong para siswa untuk memiliki bekal keterampilan dalam memahami situasi.  Keterampilan dalam mengolah emosi sangat dibutuhkan dan kesempatan dalam memperoleh pengalaman yang beragam dalam kehidupannya diharapkan dapat membantu mereka mengalami masa transisi.

Keterampilan kepemimpinan diharapkan dapat membantu para siswa menjalani kehidupan masa remajanya dan di SMP kegiatan-kegiatan yang menuntut keterampilan tersebut didesain secara hati-hati oleh sekolah sehingga setiap siswa memiliki esempatan untuk mengembangkan keterampilannya tersebut.

OSIS atau Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan salah satu wadah bagi para siswa untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan.  OSIS memiliki tanggung jawab untuk membantu menyuarakan semangat belajar Sekolah, mendiskusikan dan mencari solusi dari permasalahan yang muncul diantara siswa, membantu siswa baru untuk dapat mengenal kehidupan Tara Salvia, membantu pencarian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan kepentingan siswa.

Seluruh siswa kelas 7 dan 8 memiliki kesempatan untuk mengikuti latihan kepemimpinan dengan berpartisipasi dalam program expedisi ke suatu tempat yang akan ditentukan sesuai kebutuhan.  Siswa akan berada di suatu tempat selama 1 minggu untuk mendapatkan latihan kepemimpinan dasar.

Community Service

Salah satu kegiatan program pendidikan karakter adalah Community Service, yaitu suatu kegiatan bagi siswa untuk terjun langsung ke masyarakat (internal maupun eksternal sekolah) untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial.  Kegiatan tersebut dapat berupa membacakan buku untuk anak-anak sekolah di sekitar, membantu di kantin sekolah, membantu adik kelas membaca, atau pergi ke panti asuhan, panti jompo atau tempat lainnya yang memerlukan bantuan.

Terlebih dahulu sekolah dan para siswa mencari tempat, lembaga atau kondisi-kondisi yang membutuhkan bantuan para siswa (sesuai kemampuan) untuk kemudian didesain rencana programnya.  Setiap siswa, mulai dari kelas 7-8 diwajibkan mengikuti kegiatan ini setiap tahun dengan masing-masing 20 hari dalam 1 semester.